Humbang Hasundutan | Dewan Penasihat DPP PROGIB, Abednego Panjaitan, SH, menegaskan bahwa kehadiran Koperasi PROGIB (Koperasi Pemasaran Garda Kesehatan PROGIB Indonesia) di Kabupaten Humbang Hasundutan merupakan langkah strategis dalam memperkuat pelayanan kesehatan masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi kerakyatan berbasis desa.
Hal tersebut disampaikan Abednego Panjaitan saat menghadiri Perayaan Natal SPPG Yayasan Karya Indonesia Emas yang dirangkaikan dengan peresmian Koperasi PROGIB di Desa Lumban Purba, Kecamatan Dolok Sanggul, Kabupaten Humbang Hasundutan, Sabtu, (3/1/2026). Ia hadir bersama rombongan dari Jakarta sebagai bentuk dukungan langsung DPP PROGIB terhadap pengembangan program di daerah.
Menurut Abednego Panjaitan, pendirian Koperasi PROGIB tidak hanya bertujuan sebagai wadah ekonomi, tetapi juga sebagai instrumen sosial yang menopang program-program kesehatan dan pemenuhan gizi masyarakat, khususnya bagi anak-anak usia sekolah. “Koperasi ini diharapkan mampu menjadi penggerak ekonomi lokal yang berkeadilan, sekaligus mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa sinergi antara pemerintah daerah, yayasan, koperasi, dan masyarakat merupakan kunci keberhasilan pembangunan berkelanjutan. Kehadiran program MBG yang berjalan seiring dengan Koperasi PROGIB dinilai sebagai contoh nyata kolaborasi yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat desa, mulai dari sektor kesehatan, pendidikan, hingga kesejahteraan ekonomi.
Peresmian Koperasi PROGIB tersebut dilakukan oleh perwakilan Bupati Humbang Hasundutan, Bapak M. Panjaitan selaku Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Humbang Hasundutan, dan turut disaksikan oleh Ketua DPRD Kabupaten Humbang Hasundutan Parulian Simamora, Ketua Yayasan Karya Indonesia Emas Dimpos Simamora, S.E., S.H, Dewan Pembina PROGIB Kombes Pol (Purn) Dr. Tuankus Harianja, MH, Kepala Desa Lumban Purba Marlon Silaban, unsur TNI, relawan, serta masyarakat setempat.
Menutup pernyataannya, Abednego Panjaitan menyampaikan harapan agar Koperasi PROGIB di Kabupaten Humbang Hasundutan dapat menjadi model pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan dan direplikasi di daerah lain di Indonesia, sejalan dengan visi PROGIB dalam membangun bangsa yang sehat, mandiri, dan berkeadilan sosial.
